Jumat, 22 Mei 2009

UJI VALIDITAS

Pada prinsipnya kegiatan penelitian adalah melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang baik. Alat ukur dalam penelitian ini biasa disebut dengan instrumen penelitian. Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena sosial atau variabel yang diteliti. Dalam ilmu sosial instrumen penelitian yang digunakan disusun sendiri termasuk untuk menguji validitas dan realibilitasnya.

Untuk mengumpulkan data dipergunakan alat pengumpul data berupa daftar pertanyaan dan atau pernyataan yang harus diisi responden yang dipergunakan untuk mengukur fenomena sosial yang diamati. Penyusunan instrumen dari variabel-variabel penelitian yang ditetapkan berdasarkan pengamatan sebelumnya dan pendapat para pakar. Kemudian dari variabel-variabel ini diturunkan menjadi indikator-indikator dan dari indikator-indikator ini dijabarkan dalam bentuk butir-butir pertanyaan dan atau pertanyaan. Dengan menggunakan instrumen yang valid dan reliabel dalam pengumpulan data, diharapkan hasil penelitian menjadi valid dan reliabel. Instrumen yang valid dan reliabel merupakan syarat untuk memperoleh hasil penelitian yang valid dan reliabel.

Dengan menggunakan instrumen yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya maka data penelitian menjadi valid dan realibel. Sebelum instrumen tersebut dipergunakan dalam penelitian, perlu ada kepastian berkaitan dengan validitas dan reliabilitas instrumen tersebut. Maka sebelumnya perlu dilakukan uji validitas maupun reliabilitas terhadap instrumen tersebut.


Uji Validitas

Uji validitas digunakan untuk mengetahui sejauh mana suatu alat ukur mempunyai ketepatan dan kecermatan dalam melakukan fungsi ukurnya. Dengan melakukan uji validitas tersebut peneliti dapat mengetahui sejauh mana ketepatan dan kecermatan item pertanyaan dalam alat penelitian yang digunakan pada kuesioner secara konsisten terhadap variabel yang diukur, sehingga diharapkan kuesioner yang diedarkan dapat mengumpulkan data yang akurat.

Untuk mengukur validitas kuesioner yang diberikan kepada responden tersebut digunakan correlation product moment pearson. Pengujian validitas tersebut dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor butir item pertanyaan dengan skor totalnya. Perumusan uji validitas dengan menggunakan correlation product moment pearson adalah sebagai berikut

Di mana,

Y = skor total

X = skor item butir pertanyaan

Dalam menentukan valid tidaknya suatu item pernyataan dalam kuesioner, biasanya dilakukan dengan melakukan uji signifikansi koefisien korelasi pada taraf 0,05. Artinya suatu item butir peryataan dalam kuesioner dinyatakan ‘valid’ apabila berkorelasi signifikan terhadap skor totalnya, pernyataan kuesioner yang ‘valid’ ditunjukkan dengan angka taraf signifikansi (2-tailed) yang harus lebih kecil dari 0,05.

2 komentar:

me mengatakan...

ga ngerti gmana caranya tolong dong please.........

me mengatakan...

tolong bsok da harus di konsul

Posting Komentar